Tips Liburan Nyaman di Sumba
27 Desember 2025

Berlibur ke Sumba menawarkan petualangan yang tidak ada duanya, mulai dari bukit sabana yang eksotis hingga desa adat yang masih memegang teguh tradisi Megalitikum. Namun, karena medannya yang cukup menantang, persiapan yang matang adalah kunci kenyamanan. Berikut adalah panduan lengkap tips liburan nyaman di Sumba dalam dua bahasa. Tips Liburan Nyaman di Sumba Sumba bukan sekadar destinasi wisata biasa; ini adalah perjalanan melintasi waktu. Agar pengalaman Anda tetap menyenangkan dan jauh dari stres, perhatikan beberapa poin penting berikut: 1. Pilih Waktu Kunjungan yang Tepat Sumba memiliki dua wajah yang berbeda. Jika Anda ingin melihat sabana berwarna cokelat keemasan seperti di Afrika, datanglah pada musim kemarau (Mei – September). Namun, jika Anda lebih suka pemandangan hijau zamrud yang menyegarkan, datanglah di awal tahun (Januari – Maret). 2. Gunakan Kendaraan yang Tangguh Transportasi umum di Sumba masih sangat terbatas. Sangat disarankan untuk menyewa mobil (biasanya jenis SUV/4WD) beserta sopir lokal. Sopir lokal bukan hanya pengemudi, tetapi juga pemandu yang tahu jalan pintas dan etika berkunjung ke desa-desa adat. 3. Siapkan "Amunisi" Fisik dan Logistik Banyak destinasi di Sumba memerlukan trekking ringan hingga sedang. Pastikan Anda membawa: Sepatu yang nyaman: Sandal gunung atau sepatu lari dengan daya cengkeram yang baik. Perlindungan Matahari: Tabir surya (sunblock), topi, dan kacamata hitam sangat wajib karena sinar matahari Sumba sangat terik. Uang Tunai: ATM hanya tersedia di kota-kota besar seperti Waingapu dan Waikabubak. Pastikan Anda membawa uang tunai yang cukup untuk keperluan di pelosok. 4. Hormati Adat Istiadat Setempat Masyarakat Sumba sangat menjunjung tinggi tradisi. Selalu minta izin sebelum memotret warga atau masuk ke rumah adat. Membawa "Sirih Pinang" atau memberikan sumbangan sukarela biasanya dianggap sebagai tanda penghormatan saat mengunjungi desa-desa tradisional.